Tentang Kami

Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (PUSKAPOL UI) adalah lembaga kajian yang bergerak di bidang riset, advokasi, konsultansi, publikasi, serta pengabdian masyarakat. Berdiri sejak tahun 1993, PUSKAPOL UI (dulu bernama Laboratorium Ilmu Politik) dibentuk oleh Departemen Ilmu Politik FISIP UI sebagai upaya untuk merespons perkembangan sosial politik di Indonesia dan kebutuhan alternatif solusi yang didasarkan pada kajian dan penelitian yang dilakukan secara serius. Sebagai lembaga kajian berbasis kampus, PUSKAPOL UI berusaha memproduksi pengetahuan yang berdasarkan pada kaidah ilmu pengetahuan untuk dimanfaatkan bagi kepentingan publik, di mana hasil-hasil riset PUSKAPOL UI diupayakan untuk mencari dan mengembangkan berbagai alternatif solusi dalam memecahkan persoalan sosial dan politik yang ada.

Hingga saat ini, PUSKAPOL UI terus berkontribusi terhadap upaya perbaikan tata kelola politik yang baik, terutama di beberapa isu yaitu reformasi sistem kepemiluan dan kepartaian, representasi politik, hak asasi manusia, dan dukungan terhadap kelompok marjinal. PUSKAPOL UI juga dikenal sebagai salah satu lembaga kajian kampus yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu dan advokasi kelompok marjinal seperti perempuan dalam arena politik formal, serta aktif melakukan beragam bentuk kajian dan advokasi yang berkaitan dengan upaya mendorong terwujudnya tata kelola politik yang lebih demokratis. Pendekatan yang dilakukan PUSKAPOL UI adalah memberi dukungan berupa hasil kajian dan produksi pengetahuan serta alternatif solusi terhadap kerja-kerja advokasi dan pemberdayaan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat sipil dalam upaya perbaikan tata kelola politik yang baik dan lebih demokratis.

Perkembangan demokrasi di In­donesia sejak 1999 telah mendo­rong tingginya minat dan peneli­tian di bidang ilmu politik. Isu-isu penelitian yang peka dan sulit dilakukan pada era Orde Baru, muncul men­jadi fokus kajian pada era reformasi. Antara lain yang cukup kuat adalah isu reformasi pemilu, partai politik, lembaga legislatif, dan gerakan sosial/masyarakat sipil.

Ketika MPR pada 1999 hingga 2002 melakukan amandemen UUD 1945, sejalan den­gan itu bermunculan pula riset dan karya akademik yang mengulas tentang konstitusi, pembagian kekuasaan antarlembaga negara, partai politik, politik lokal, dan partisipasi politik. Intinya, gerak khasanah ilmu politik mengalami kemajuan seiring kebutuhan pen­gambil kebijakan dalam mereposisi peran dan fungsi institusi politik termasuk prosedural mekanisme demokrasi.

Pusat Kajian Politik (sebelumnya dike­nal dengan Laboratorium Ilmu Politik) se­bagai lembaga kajian di bawah koordinasi Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, tak dipungkiri terlibat dalam arus besar tersebut. Disamping secara individu­al, pengajar ilmu politik UI berperan dalam transformasi politik, secara kelembagaan juga diharapkan mampu melahirkan kajian yang bisa dijadikan rujukan dalam perbai­kan institusi/sistem politik. PUSKAPOL UI (atau Lab. Politik 1999-2000) turut ambil bagian pada fase awal reformasi dengan mengada­kan seminar nasional tentang Amandemen UUD 1945 yang mengulas beberapa topik seperti penguatan legislatif, kekuasaan presiden, mekanisme kontrol antarlembaga negara, dan hak asasi manusia. Seminar tersebut mendapat perhatian publik; per­tama karena disuarakan dari lingkungan kampus, dan kedua karena adanya momen­tum kebutuhan pengambil kebijakan untuk merespon berbagai tuntutan reformasi poli­tik. Dari sinilah momentum bagi Lab Politik (PUSKAPOL UI sekarang) masuk dalam fase relasi vertikal dengan aktor pengambil keputusan dan relasi horisontal dengan organisasi ma­syarakat sipil dalam jaringan pro demokrasi.

Sejak berdiri tahun 1994 hingga kini, PUSKAPOL UI mengalami tiga fase perkemban­gan:

1994 – 2000

Pada awal pendirian, akti­vitas PUSKAPOL UI (Lab. Politik) fokus pada pen­genalan lembaga dan konsolidasi internal seiring dengan pertumbuhan pusat riset/ kajian di lingkungan Universitas Indonesia.

2001 – 2005

Memasuki lima tahun kedua, ditandai dengan pergantian nama dari Lab Politik menjadi PUSKAPOL UI yang merupakan kebijakan Universitas, PUSKAPOL UI mengalami pasang surut seiring dinamika dalam Departemen Ilmu Politik sebagai induk kerja PUSKAPOL UI. Selama periode ini, aktivitas PUSKAPOL UI tercurah pada konsoli­dasi organisasi, pemetaan personalia, dan merancang isu-isu strategis sebagai agen­da riset.

2006 – 2012

Periode selanjutnya merupakan fase terpenting dalam sepuluh tahun eksistensi PUSKAPOL UI dengan adanya kesempatan melakukan penguatan kapa­sitas kelembagaan, personalia, dan riset strategis. PUSKAPOL UI berhasil merancang dua kluster kajian strategis yaitu Represen­tasi Politik dan Desentralisasi Politik yang menjadi trademark PUSKAPOL UI dalam satu da­sawarsa ke depan.

Menghasilkan produk kajian politik yang bereputasi di Asia Tenggara.

Mendorong perdebatan ilmiah secara aktif, meningkatkan kepedulian publik, mempromosikan alternatif solusi kebijakan terkait isu sosial dan politik.

Mengembangkan kemitraan dengan komunitas akademik, para praktisi, dan pembuat kebijakan dalam menyelesaikan masalah sosial dan politik.

Representasi Politik dan Lembaga Politik

Klaster Riset “Representasi dan Institusi Politik” mengkaji dinamika representasi politik dan perkembangan institusi politik dalam sistem demokrasi, khususnya mengenai bagaimana institusi, aktor, dan mekanisme politik membentuk proses representasi, distribusi kekuasaan, serta kualitas demokrasi. Klaster ini mengkaji hubungan antara lembaga-lembaga politik seperti parlemen, partai politik, eksekutif, birokrasi, dan lembaga penyelenggara pemilu dengan dinamika representasi kepentingan masyarakat dalam sistem politik di tingkat nasional maupun lokal.

Ruang lingkup kajian klaster mencakup isu-isu representasi politik, partai politik dan kepartaian, sistem pemilu, perilaku pemilih, parlemen dan legislasi, presidensialisme, hubungan eksekutif-legislatif, birokrasi dan tata kelola pemerintahan, kelembagaan demokrasi, serta reformasi politik dan institusional. Klaster ini juga memberi perhatian pada representasi kelompok perempuan, minoritas, dan kelompok marginal, serta tantangan terhadap akuntabilitas, efektivitas institusi politik, dan kualitas demokrasi dalam konteks politik kontemporer.

Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik

Klaster Riset “Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik” berfokus pada studi ekonomi politik dan kebijakan publik dalam kerangka ilmu politik, khususnya mengenai relasi kekuasaan antara negara, pasar, dan aktor-aktor politik dalam proses perumusan maupun implementasi kebijakan. Klaster ini mengkaji bagaimana kepentingan politik, institusi, dan konfigurasi kekuasaan mempengaruhi arah pembangunan, distribusi sumber daya, tata kelola pemerintahan, serta pengambilan kebijakan publik di tingkat nasional maupun global. Di sisi lain, klaster ini juga menelaah bagaimana kebijakan publik membentuk dinamika politik, relasi negara dan masyarakat, serta struktur ekonomi dan sosial dalam masyarakat.

Ruang lingkup kajian klaster mencakup isu-isu ekonomi politik pembangunan, politik kebijakan publik, politik sumber daya alam, hubungan antara bisnis dan negara, ketimpangan ekonomi, politik lingkungan dan tata kelola sumber daya berkelanjutan, serta ekonomi politik global dan geopolitik. Klaster ini juga memberi perhatian pada transformasi ekonomi global, transisi energi, perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, serta dinamika kebijakan publik dalam konteks demokrasi kontemporer.

Identitas Politik dan Demokrasi Lokal

Klaster Riset “Identitas Politik dan Demokrasi Lokal” menaruh perhatian pada kajian hubungan antara politik identitas dan dinamika demokrasi lokal dalam konteks Indonesia maupun global. Klaster ini mengkaji bagaimana identitas berbasis agama, etnisitas, gender, kelas sosial, dan identitas lainnya membentuk proses politik, perilaku pemilih, kompetisi elektoral, tata kelola pemerintahan, serta relasi negara dan masyarakat di tingkat lokal. Di sisi lain, klaster ini juga menelaah bagaimana institusi dan praktik demokrasi lokal mempengaruhi pembentukan, artikulasi, dan mobilisasi identitas politik dalam masyarakat.

Ruang lingkup kajian klaster mencakup isu-isu demokratisasi, desentralisasi, elite dan politik lokal, partai politik, politik perempuan, politik agama, hak asasi manusia, inklusi politik kelompok minoritas, serta konflik sosial-politik. Klaster ini juga memberi perhatian pada dinamika politik elektoral, politik pedesaan, serta perkembangan demokrasi dan tata kelola pemerintahan di Indonesia maupun dalam konteks global.

Teknologi dan Politik

Klaster Riset “Teknologi dan Politik” berfokus pada interseksi antara perkembangan teknologi dan dinamika politik kontemporer, dengan perhatian pada bagaimana teknologi membentuk proses politik, tata kelola, dan relasi negara–masyarakat, serta bagaimana aktor dan institusi politik turut menentukan arah perkembangan dan penggunaan teknologi. Klaster ini mengkaji isu-isu seperti teknologi pemilu dan e-voting, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam politik, media sosial dan partisipasi politik digital, demokrasi digital, hingga digital authoritarianism. Selain itu, klaster ini juga menyoroti dampak sosial-politik dari digitalisasi, termasuk represi digital, kesenjangan digital, transformasi dunia kerja (future of work), dan pengaruh internet terhadap gerakan sosial. Dalam konteks ekonomi dan pembangunan, klaster ini turut membahas inovasi teknologi serta teknologi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan.

Direktur Eksekutif

Hurriyah

Direktur PUSKAPOL UI dan akademisi senior; pakar riset kebijakan, demokrasi, dan politik perempuan.

Hurriyah adalah dosen senior di Departemen Ilmu Politik dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik (PUSKAPOL) Universitas Indonesia. ia telah melakukan penelitian dan publikasi tentang agama dan politik, hak dan asasi manusia dan kebebasan beragama, serta studi demokratisasi. Ia juga terlibat dalam beberapa inisiatif untuk mengarusutamakan kebebasan beragama atau berkeyakinan, serta inisiatif untuk memperkuat representasi politik perempuan di Indonesia. Ia memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam penelitian akademis dan terapan untuk membantu pemerintah, organisasi internasional, dan organisasi lokal mengenai strategi mempromosikan advokasi berbasis riset untuk perubahan kebijakan di Indonesia.

Minat Riset:

Agama dan Politik
Perempuan dan Politik
Hak Asasi Manusia dan Keberagaman
Studi Demokratisasi

Peneliti

Delia Wildianti

Peneliti dan Koordinator Klaster Inklusi Sosial dan Politik; Alumnus S2 Politik UI; Pakar isu pemilu, demokrasi, dan politik perempuan.

Delia Wildianti lahir di Garut, Jawa Barat pada tanggal 7 Mei 1993. Lulus pendidikan S1 dari Jurusan Ilmu Politik FISIP UI pada tahun 2015 dan menyelesaikan studi S2 Pascasarjana Ilmu Politik FISIP UI pada tahun 2022. Minat studinya adalah keterwakilan perempuan, pemilu, demokrasi, partai politik, dan gerakan sosial.

Saat ini Delia aktif menjadi peneliti PUSKAPOL UI, melakukan berbagai aktivitas riset, advokasi, pelatihan, publikasi dan pengabdian masyarakat. Delia memiliki perhatian khusus untuk mendorong proses demokrasi yang inklusif dan partisipatif baik itu dalam konteks demokrasi prosedural maupun demokrasi substansial.

Sejak tahun 2022, Delia juga aktif mengajar di Program Studi Sarjana Ilmu Politik FISIP UI untuk beberapa mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Politik, Pengantar Penelitian Dasar Kualitatif, Pengantar Metode Sosial, Sistem Politik Indonesia, dan Pemikiran Politik Indonesia.

Minat Riset:

  • Demokrasi
  • Pemilu
  • Keterwakilan Politik Perempuan
  • Gerakan Sosial
Asisten Peneliti

Revo Linggar Vandito

Mahasiswa Ilmu Politik, Peneliti PUSKAPOL UI. Fokus: pemilu, partai, dan representasi demokrasi.

Revo Linggar Vandito merupakan mahasiswa Ilmu Politik yang memiliki fokus kajian pada partai politik, pemilu, keterwakilan politik, serta politik keamanan. Ia memiliki ketertarikan pada dinamika kelembagaan partai, perilaku elektoral, serta hubungan antara desain sistem politik dengan kualitas representasi dan demokrasi di Indonesia.

Saat ini, Revo berperan sebagai Asisten Peneliti di PUSKAPOL UI serta terlibat sebagai peneliti di Mudabicara.id. Sebelumnya, ia juga memiliki pengalaman sebagai Asisten Peneliti di CSIS Indonesia dalam proyek yang berfokus pada analisis kebijakan dan riset politik strategis. Selain itu, Revo aktif menghasilkan berbagai tulisan yang mengangkat isu pragmatisme partai, politik transaksional dalam pemilu, hingga representasi kelompok marjinal. Melalui pendekatan akademik dan riset yang dikembangkan, ia berupaya menghasilkan kajian yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga relevan dalam konteks kebijakan dan dinamika politik kontemporer.

Asisten Peneliti

Velma Anindya Hapsari

Mahasiswa Ilmu Politik UI dan Asisten Peneliti PUSKAPOL UI. Fokus studi: isu gender, HAM, politik perkotaan, dan politik kontemporer.

Velma Anindya Hapsari merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Sejak awal masa studinya, ia telah menunjukkan ketertarikan dan keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial-politik, termasuk melalui organisasi seperti BEM FISIP UI dan Amnesty UI. Minat akademiknya berfokus pada isu hak asasi manusia, gender dan seksualitas, perempuan dan politik, serta politik perkotaan.

Saat ini, Velma berperan sebagai Asisten Peneliti di PUSKAPOL UI. Dalam perannya, ia terlibat dalam mendukung kegiatan penelitian serta pengembangan kajian yang berkaitan dengan isu-isu sosial dan politik kontemporer. Ketertarikannya terhadap isu gender dan kemanusiaan juga tercermin dalam berbagai tulisan yang dihasilkan, yang mengangkat topik seperti praktik pergundikan pada masa kolonial, perempuan dalam konteks genosida di Palestina, serta isu perumahan vertikal.

Asisten Peneliti

Gregory Darren Loandouw

Mahasiswa Ilmu Politik UI; fokus pada politik, agama, HAM, dan demokrasi. Asisten Peneliti PUSKAPOL UI.

Gregory Darren Loandouw merupakan mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Ia memiliki ketertarikan pada kajian politik, khususnya yang berkaitan dengan agama dan politik, politik identitas, hak asasi manusia, pemikiran politik, serta demokrasi.

Saat ini, Darren berperan sebagai Asisten Peneliti di PUSKAPOL UI. Dalam perannya, ia terlibat dalam mendukung pelaksanaan kegiatan penelitian serta pengembangan kajian yang berfokus pada isu-isu politik kontemporer. Dengan latar belakang akademik di bidang ilmu politik serta pengalaman organisasi yang dimiliki, Darren berkontribusi dalam proses penguatan riset dan pengembangan pengetahuan di lingkungan PUSKAPOL UI.

Staf Media & Komunikasi

Rafidah Isma

Staf Media PUSKAPOL UI; fokus media digital dan komunikasi publik. Mengelola konten dan strategi digital.

Rafidah Isma Marhamah merupakan lulusan Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia memiliki minat pada bidang media digital dan komunikasi publik, khususnya dalam mengelola dan mengemas informasi menjadi konten yang komunikatif, relevan, dan mudah dipahami oleh audiens.

Saat ini, Rafidah berperan sebagai Staf Media dan Komunikasi di PUSKAPOL UI. Dalam perannya, ia bertanggung jawab mengelola media sosial lembaga, menyusun strategi komunikasi digital, serta memproduksi dan mempublikasikan berbagai konten seperti artikel, poster, video, dan infografis yang berkaitan dengan kegiatan dan isu politik. Ia juga terlibat dalam pengelolaan publikasi konten di berbagai platform digital serta dokumentasi kegiatan lembaga. Dengan pendekatan yang kreatif dan terstruktur, Rafidah berupaya mendukung penyebaran informasi dan penguatan komunikasi publik yang lebih luas.

Staf Admin dan Keuangan

Reza Nurul Fauziah

Staf Admin dan Keuangan PUSKAPOL UI; Ahli manajemen dokumen, verifikasi finansial, dan arsip akurat.

Reza Nurul Fauziah berperan sebagai Staf Administrasi dan Keuangan di PUSKAPOL UI. Dalam perannya, ia bertanggung jawab untuk mencatat secara akurat seluruh pemasukan dan pengeluaran lembaga, serta mengarsipkan dokumen yang masuk dan keluar secara sistematis guna mendukung tertib administrasi.

Ia juga melaksanakan proses pembayaran untuk kebutuhan operasional lembaga serta meninjau dan memverifikasi dokumen keuangan. Melalui peran tersebut, Reza turut memastikan pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku di lingkungan PUSKAPOL UI.

Tertarik untuk Berkolaborasi?

Kami menyambut kesempatan untuk berkolaborasi dengan institusi akademis, lembaga pemerintah, LSM, dan organisasi sektor swasta dalam penelitian.