PELATIHAN MODUL 1 – SHE LEADS INDONESIA 2021

She Leads Indonesia 2021 merupakan program peningkatan kapasitas perempuan dalam penyelenggaraan pemilu yang bertujuan mempersiapkan sumber daya perempuan untuk mendaftar sebagai calon anggota KPU dan Bawaslu RI pada seleksi tahun 2021-2022. Dengan dukungan IFES Indonesia dan DFAT, program ini dapat diselenggarakan kembali untuk kedua kalinya sebagai persiapan menghadapi seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027. Pelatihan She Leads  2021 ini diadakan dalam kondisi yang sangat berbeda dengan pelatihan She Leads 2016 lalu. Perbedaan kondisi tersebut dipengaruhi oleh situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia sejak awal 2020. Sebagai konsekuensinya, seluruh kegiatan pelatihan “She Leads Indonesia 2021” dilakukan secara online menggunakan fasilitas Zoom Meeting. Penyesuaian modul pelatihan pun dilakukan untuk pelatihan secara online yang didesain ke dalam tiga modul. Selain itu, pelatihan She Leads Indonesia 2021 baik dalam substansi modul, metode pembelajaran, dan seleksi peserta memperhatikan prinsip inklusivitas.

Adapun Pelatihan Modul 1 telah diselenggarakan pada 27 – 30 September 2021 yang diikuti oleh 158 peserta pelatihan dengan 10 orang fasilitator yang dibagi ke dalam lima kelas sehingga masing-masing kelas terdiri atas 30-32 orang peserta yang didampingi oleh dua orang fasilitator yang memiliki pengalaman dalam isu kepemiluan dan gender. Peserta yang berjumlah 158 orang merupakan representasi dari dua kategori yaitu petahana atau perempuan yang sedang menjabat sebagai anggota KPU dan Bawaslu di provinsi dan kabupaten/kota; non petahana yang terdiri dari akademisi, aktivis LSM isu pemilu seperti pemantau pemilu, mantan penyelenggara, dan profesional. Pelatihan ini dirancang secara inlusif termasuk mengakomodir peserta penyandang disabilitas dan perempuan hamil untuk ikut serta dalam Pelatihan She Leads Indonesia 2021.

Selama empat hari pelatihan modul 1, peserta dibekali materi berkaitan dengan isu kepemiluan dan pengembangan kapasitas diri. Isu kepemiluan terdiri dari beberapa materi seperti pemilu demokratis di Indonesia, gender dan pemilu, asas dan kode etik penyelenggara pemilu, tugas dan fungsi penyelenggara pemilu, serta sistem pemilu. Sedangkan pengembangan kapasitas diri terdiri dari beberapa materi seperti membangun kepercayaan diri, proses mendaftar seleksi, mengembangkan keterampilan menulis, kepemimpinan, dan briefing penugasan. Pelatihan ni dirancang melalui metode syncronous dan asyncronous sehingga materi dapat diberikan secara efektif di tengah keterbatasan pembelajaran yang dilakukan secara online.

Dengan pembekalan materi di pelatihan modul 1 ini, diharapkan seluruh peserta dapat mencapai tujuan dari program She Leads Indonesia 2021 sebagai berikut.

  • Untuk memperkuat kapasitas pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai kepemiluan serta meningkatkan kepercayaan diri untuk mengikuti proses seleksi KPU/Bawaslu yang ketat.
  • Untuk membantu para alumni pelatihan dalam mengembangkan jejaring dengan sesama peserta maupun dengan stakeholders penting lainnya.
  • Untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan perempuan yang dapat dibawa ke dalam peran kepemimpinan progresif di ranah politik dan pengambilan keputusan, serta membawa perubahan positif di tingkat lokal, regional, dan nasional.

Tentu, pelatihan ini hanya pembuka akses bagi perempuan-perempuan hebat dan potensial untuk berani dan percaya diri mengikuti proses seleksi kepemimpinan di penyelenggara pemilu tingkat nasional. Selebihnya, kepercayaan diri; keberanian; keinginan untuk belajar lebih banyak terkait isu kepemiluan; kemampuan berjejaring; serta solidaritas untuk saling mendukung perempuan adalah kunci agar peningkatan keterwakilan perempuan di penyelenggara pemilu ini dapat tercapai bukan hanya dari sisi jumlahnya yang meningkat tetapi juga dari sisi kapasitas dan integritas keterwakilan perempuan itu sendiri.