Kata Pakar UI, Ini Kecenderungan Pemilih Pileg 2019

Oleh

Kata Pakar UI, Ini Kecenderungan Pemilih Pileg 2019

JAKARTA –  Kecenderungan pemilih pada Pileg 2019 berbeda dibandingkan dengan Pileg 2014. Jika pada Pileg 2014 pemilih lebih memilih partai politik, pada tahun 2019 memilih berdasarkan ketokohan caleg.

Hal itu disampaikan Direktur Puskapol (Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia) UI terkait hasil pemotretan  kecenderungan pemilih dalam Pemilu 2019, khususnya untuk pemilihan calon anggota legislatif (Pileg) 2019.

Pemotretan itu berdasarkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 21 Mei 2019 lalu.

“Dilihat dari hasil penghitungan suara, maka sebanyak 66 persen sample coblosan ada untuk para caleg ketimbang parpol,”  ujarnya dalam sebuah diskusi politik di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2019).

Selain itu pemilih juga lebih cenderung hanya memilih calon-calon anggota legislatif yang berada di nomor-nomor awal. Diketahui pada Pemilu 2019 nomor urut caleg tidak berpengaruh karena perhitungan menggunakan sistem  saint lague.

“Dari data yang kami kumpulkan, pemilih masih memilih berdasarkan nomor urut atas, nomor 1 hingga 3. Sebanyak 48 persen dan 68 persen caleg terpilih perempuan dan laki-laki berada di posisi nomor 1,” jelas Adit. (ikbal/win)

Tahun Rilis

Bacaan Terkini

Privatisasi Perguruan Tinggi: Dari Kesejahteraan Dosen hingga Kualitas Pendidikan

May 2, 2024

oleh

PUSKAPOL UI
Baca Selanjutnya

The Implications for Indonesian Democracy after Prabowo’s 2024 Win

April 30, 2024

oleh

Hurriyah
Baca Selanjutnya

Buku Saku Pemilih Berdaya

January 18, 2024

oleh

PUSKAPOL UI
Baca Selanjutnya

Fewer women in parliament spells trouble

December 18, 2023

oleh

Hurriyah
Baca Selanjutnya

Mendorong dan Mengawal Perempuan Penyelenggara Pemilu

November 11, 2021

oleh

PUSKAPOL UI
Baca Selanjutnya

She Leads Mengubah Spirit Politik Perempuan

November 11, 2021

oleh

PUSKAPOL UI
Baca Selanjutnya