Buku Saku Pemilih Berdaya

Akses Buku Saku Pemilih Berdaya dengan menekan gambar di bawah ini Pemilu 2024 akan menjadi pemilu kelima yang diselenggarakan pada era demokratisasi pasca 1998. Pemilu ini juga menjadi titik persimpangan yang menentukan arah demokrasi Indonesia ke depan. Meskipun berbagai studi terdahulu mencatat ada berbagai persoalan serius dalam demokrasi Indonesia, tetapi pemilu masih menjadi mekanisme demokrasi… Continue reading Buku Saku Pemilih Berdaya

BUKAN SEKEDAR JUMLAH: MENDORONG PEMBIAYAAN AFIRMATIF UNTUK PENDIDIKAN POLITIK POLITISI PEREMPUAN

Ide mengenai pembiayaan partai politik masih menjadi perdebatan di Indonesia. Meskipun efektifitas kebijakan ini diyakini dapat berkontribusi menekan biaya pemilu dan meningkatkan keterwakilan politik perempuan, namun di Indonesia kebijakan ini masih menyimpan dua persoalan serius. Pertama, terkait dengan lemahnya aspek kepatuhan serta akuntabilitas penggunaan dan pertanggungjawaban bantuan keuangan negara oleh partai politik. Kedua, terkait absennya… Continue reading BUKAN SEKEDAR JUMLAH: MENDORONG PEMBIAYAAN AFIRMATIF UNTUK PENDIDIKAN POLITIK POLITISI PEREMPUAN

Partisipasi tanpa Representasi: Analisis Relasi Organisasi Sayap Perempuan dengan Partai Politik di Indonesia

Hurriyah dan Delia Wildianti dalam tulisan ini menyoroti isu representasi politik perempuan dilihat dari hubungan organisasi sayap perempuan dengan partai politik. Tulisan ini masuk dalam Simposium Hukum Tata Negara yang diadakan oleh Departemen Hukum Tata Negara dan Pusat Studi Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum… Continue reading Partisipasi tanpa Representasi: Analisis Relasi Organisasi Sayap Perempuan dengan Partai Politik di Indonesia

Quotas and ballots: The impact of positive action policies on women’s representation in Indonesia

Abstract This article examines the impact of the legal candidate quota for women in Indonesia following the 2019 general elections. It argues that the legal candidate quota is working to increase women’s numerical representation, even if progress is gradual and hard won. Second, it has become clear that the position of candidates on party lists… Continue reading Quotas and ballots: The impact of positive action policies on women’s representation in Indonesia

Preventing the Death of Democracy from Within

BOOK REVIEW HARLITUS BERNIAWAN TELAUMBANUA Center for Political Studies, University of Indonesia Email: hberniawantel@gmail.com “Demokrasi harus dilihat sebagai permainan yang ingin dimainkan selamanya. Dengan demikian, perlu untuk menahan diri agar tidak mematikan lawan atau melumpuhkannya sehingga tidak ingin bermain lagi besok.” Di atas merupakan kutipan tentang cara pandang yang hilang dari negara demokrasi dewasa ini.… Continue reading Preventing the Death of Democracy from Within

PEMILU 2019 DAN UJIAN INTEGRITAS PENYELENGGARA

Alih-alih menjadi tonggak konsolidasi demokrasi, pelaksanaan pemilu 2019 justru menorehkan banyak catatan kritis bukan saja terkait penyelenggaraan pemilu serentak, tetapi juga persoalan integritas pemilu itu sendiri. Pasca pemungutan suara tanggal 17 April lalu, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) mendadak menjadi pihak yang paling banyak mendapatkan serangan isu-isu negatif, terutama di media sosial. Setidaknya begitulah… Continue reading PEMILU 2019 DAN UJIAN INTEGRITAS PENYELENGGARA

Mahalnya Ongkos Politik: Catatan Diskursus Pilkada Langsung

Keputusan untuk memilih mekanisme pemilihan daerah secara langsung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota melalui pasal 56 UU No. 32/2004 merupakan semangat reformasi untuk membangun demokrasi lokal yang demokratis. Meski demikian, pelbagai riset tentang praktik pilkada menemukan bahwa ranah kebebasan politik yang diimpikan telah dibajak oleh oligarki kekuasaan yang menyebabkan pilkada menjadi praktik politik yang mahal… Continue reading Mahalnya Ongkos Politik: Catatan Diskursus Pilkada Langsung

PROFIL PARA KANDIDAT PILKADA 2018: PETAHANA, POLITISI, ATAU JENDERAL?

PROFIL PARA KANDIDAT PILKADA 2018: PETAHANA, POLITISI, ATAU JENDERAL? Hari Rabu, 10 Januari 2018, semua provinsi dan kabupaten/kota yang menggelar Pilkada pada bulan Juni ini telah menuntaskan tahapan pendaftaran pasangan calon. Meskipun KPUD akan melakukan verifikasi terhadap dokumen kelengkapan dan persyaratan lainnya, hal yang menarik disimak adalah nama dan profil para kandidat tersebut. Para kandidat… Continue reading PROFIL PARA KANDIDAT PILKADA 2018: PETAHANA, POLITISI, ATAU JENDERAL?

Mahar Politik dan Korupsi Sistemik

Mahar Politik dan Korupsi Sistemik Oleh Delia Wildianti (Peneliti Puskapol UI) Dinamika pemilihan kepala daerah pada 2018 ini masih diwarnai oleh isu yang relatif sama, salah satu yang saat ini muncul di permukaan adalah terkait pemberian “mahar politik” kepada partai politik pengusung calon kepala daerah. Isu tersebut bukanlah hal yang baru dalam pemilu Indonesia pasca… Continue reading Mahar Politik dan Korupsi Sistemik

Quo Vadis Reformasi Sistem Pemilu?

Dr. phil. Aditya Perdana Direktur Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP UI Artikel ini dimuat oleh koran Sindo 22 Maret 2017 MARET ini, DPR RI melakukan kunjungan studi banding ke Jerman dan Meksiko dalam rangka mempelajari sistem pemilu di kedua negara. Berbagai reaksi negatif muncul karena biaya studi banding yang besar dan menyayangkan sikap DPR yang… Continue reading Quo Vadis Reformasi Sistem Pemilu?