Audiensi Puskapol UI dengan KPU RI terkait Progam She Leads Indonesia 2021

Pada tanggal 27 Agustus 2021 Puskapol UI telah melakukan audiensi dengan KPU RI terkait dengan program She Leads Indonesia 2021. Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan untuk mendaftar seleksi anggota KPU RI dan Bawaslu RI periode 2022-2027 dan mendorong jumlah keterwakilan perempuan yang sesuai amanat UU di lembaga penyelenggara pemilu untuk memastikan terciptanya kebijakan-kebijakan prosedural kepemiluan yang ramah terhadap perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Aditya Perdana selaku Direktur Puskapol UI dan perwakilan tim manajemen Puskapol UI, seluruh komisioner KPU RI, Sekretariat KPU RI, anggota KPU Provinsi perempuan, dan anggota KPU Kabupaten/Kota perempuan seluruh Indonesia berjumlah lebih dari 400 orang.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, seluruh komisioner yang menyampaikan sambutan seperti Ilham Saputra (Ketua KPU RI), Arief Budiman (Anggota KPU RI), Pramono Ubaid Tanthowi (Anggota KPU RI), Viryan Aziz (Anggota KPU RI), I Dewa Kade Wiarsa (Anggota KPU RI), dan Evi Novida Ginting Manik (Anggota KPU RI) sangat menyambut baik program She Leads Indonesia 2021. Hal ini terutama disebabkan keberadaan perempuan penyelenggara pemilu masih sangat minim. Keterwakilan perempuan di tingkat KPU RI hanya satu orang dan masih banyak daerah yang belum memiliki representasi perempuan sebagai anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Dengan keberadaan perempuan lebih banyak di tingkat nasional diharapkan dapat meningkatkan dan mendorong keterwakilan perempuan penyelenggara pemilu di tingkat lokal.

Dari pemaparan para komisioner juga disampaikan bahwa ada banyak tantangan yang dihadapi kaum perempuan terutama untuk menghadirkan lingkungan sosial dan politik inklusif yang mengedepankan kesetaraan gender. Masih ditemukan banyak hambatan di tengah berbagai upaya afirmasi yang telah dikerjakan. Diharapkan perempuan penyelenggara pemilu yang mengikuti audiensi dapat melanjutkan dengan mengikuti proses seleksi agar dapat diikutsertakan dalam proses pelatihan selanjutnya sesuai dengan jadwal dan kriteria yang telah ditetapkan.

Secara lebih spesifik, Evi sendiri menyampaikan pengalamannya sebagai alumni She Leads 2016. Menurutnya pelatihan She Leads sangat memberikan manfaat terutama dalam membangun kepercayaan dirinya untuk ikut serta dalam seleksi KPU RI pada saat itu. Lewat pelatihan ini juga, Evi merasa lebih mengenali kelemahan dan kekuatan dirinya sehingga ia mampu menghadapi seluruh rangkaian tes sebagai penyelenggara pemilu di tingkat KPU RI dan akhirnya terpilih sebagai satu-satunya perempuan terpilih. Di samping itu, yang tidak kelah penting Evi juga menyampaikan soal membangun solidaritas perempuan untuk mendukung satu sama lain.

Agenda dilanjutkan dengan pemaparan dari Aditya Perdana terkait dengan penjelasan program She Leads Indonesia 2021. Penjelasan yang diberikan seputar latar belakang program She Leads Indonesia 2021, kondisi keterwakilan perempuan di penyelenggara pemilu, jumlah pendaftar perempuan untuk seleksi KPU RI, penjelasan mengenai apa itu Program She Leads Indonesia 2021, bagaimana kriteria dan prasyarat untuk menjadi bagian dari program tersebut, hingga informasi lebih spesifik terkait jadwal pelatihan untuk tiga modul. Setelah pemaparan selesai, pertemuan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab khususnya mengenai prosedur mengikuti seleksi menjadi peserta pelatihan. Beberapa hal terkait prosedur seleksi juga dijelaskan lebih spesifik oleh tim manajemen Puskapol UI. Dari audiensi ini, cukup terlihat antusiasme dan semangat perempuan penyelenggara pemilu di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk menjadi bagian dari Program She Leads Indonesia 2021.