Audiensi Puskapol UI dengan Bawaslu RI terkait Progam She Leads Indonesia 2021

Pada tanggal 31 Agustus 2021 Puskapol UI telah melakukan audiensi dengan Bawaslu RI terkait dengan program She Leads Indonesia 2021. Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan untuk mendaftar seleksi anggota KPU RI dan Bawaslu RI periode 2022-2027 dan mendorong jumlah keterwakilan perempuan yang sesuai amanat UU di lembaga penyelenggara pemilu untuk memastikan terciptanya kebijakan-kebijakan prosedural kepemiluan yang ramah terhadap perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Aditya Perdana selaku Direktur Puskapol UI dan perwakilan tim manajemen Puskapol UI, Abhan (Ketua Bawaslu RI), Ratna Dewi Pettalolo (Anggota Bawaslu RI), Sekretariat Bawaslu RI, anggota Bawaslu Provinsi perempuan, dan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota perempuan seluruh Indonesia berjumlah lebih dari 150 orang peserta.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Abhan dan Ratna Dewi Pettalolo mengapresiasi dan menyambut baik program She Leads Indonesia 2021 yang bertujuan untuk mendorong perempuan untuk mengikuti seleksi penyelenggara pemilu di tingkat nasional  periode 2022-2027. Program She Leads Indonesia 2021 ini selaras dengan komitmen Bawaslu untuk mendorong partisipasi publik khususnya dari kalangan perempuan. Dalam sambutannya, Abhan berharap jumlah keterwakilan perempuan untuk pengawas pemilu semakin besar dalam perekrutan periode mendatang. Meski belum memenuhi kuota perempuan sebanyak 30%, Bawaslu akan melakukan perbaikan, baik secara kualitas dan kuantitas pelibatan perempuan sebagai pengawas pemilu. Beliau juga berharap dalam perekrutan selanjutnya akses kepada perempuan dibuka selebar-lebarnya dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga jajaran ad hoc sebagai Panwascam, Panwas Desa/Kelurahan, dan Pengawas TPS. Menurut Pak Abhan dari total 188 orang di 34 provinsi, jumlah perempuan pengawas pemilu di tingkat provinsi baru sebanyak 38-39 orang atau setara dengan 20%. Sedangkan dari total 1914 orang di 514 Bawaslu Kabupaten/Kota, jumlah pengawas perempuan baru sekitar 322 orang atau setara dengan 17%. Jumlah ini masih jauh dari target keterwakilan perempuan afirmasi sebesar 30%.

Di sisi lain, Ratna Dewi Pettalolo selaku anggota Bawaslu RI dan sekaligus Alumni She Leads 2016 mengapresiasi program peningkatan kapasitas bagi anggota Bawaslu perempuan daerah seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Puskapol UI. Ratna Dewi berharap para peserta pelatihan terpilih dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. Apresiasi tersebut juga disampaikan Ratna Dewi dengan mengajak pengawas pemilu perempuan untuk memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya untuk menjadi bagian dari Program She Leads Indonesia 2021 agar menjadi modal untuk mengikuti proses seleksi Bawaslu RI.

Agenda dilanjutkan dengan pemaparan dari Aditya Perdana terkait dengan penjelasan program She Leads Indonesia 2021. Penjelasan yang diberikan seputar latar belakang program She Leads Indonesia 2021, kondisi keterwakilan perempuan di penyelenggara pemilu, jumlah pendaftar perempuan untuk seleksi Bawaslu RI, hingga penjelasan mengenai apa itu Program She Leads Indonesia 2021, bagaimana kriteria dan prasyarat untuk menjadi bagian dari program tersebut, hingga informasi lebih spesifik terkait jadwal pelatihan untuk tiga modul. Setelah pemaparan selesai, pertemuan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab khususnya mengenai prosedur mengikuti seleksi menjadi peserta pelatihan. Beberapa hal terkait prosedur seleksi juga dijelaskan lebih spesifik oleh tim manajemen Puskapol UI. Dari audiensi dengan Bawaslu ini, cukup terlihat antusiasme dan semangat perempuan pengawas pemilu di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk menjadi bagian dari Program She Leads Indonesia 2021.